Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment

Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment

Game yang terlalu mudah cepat terasa membosankan, sedangkan tantangan yang terus-menerus terlalu berat bisa membuat pemain menyerah. Masalahnya, kemampuan setiap pemain berbeda dan bahkan bisa berubah seiring waktu. Difficulty preset seperti Easy, Normal, dan Hard tidak selalu mampu menangkap perubahan tersebut. Karena itu, Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment atau DDA menjadi pendekatan menarik. … Read more

Mengoptimalkan Video Encoding agar Cloud Gaming Lebih Responsif

Mengoptimalkan Video Encoding agar Cloud Gaming Lebih Responsif

Cloud gaming punya tantangan yang berbeda dari video streaming biasa. Pemain bukan hanya menonton gambar, tetapi terus mengirim input yang harus diproses dan dikembalikan sebagai frame baru dalam waktu sangat singkat. Karena itu, kualitas gambar terbaik belum tentu menjadi konfigurasi terbaik. Mengoptimalkan Video Encoding berarti mencari keseimbangan antara ketajaman visual, bitrate, waktu kompresi, dan latency. … Read more

Menggunakan Level of Detail agar Visual Bagus dan FPS Tetap Stabil

Menggunakan Level of Detail agar Visual Bagus dan FPS Tetap Stabil

Game 3D modern bisa menampilkan ribuan objek dalam satu scene, mulai dari bangunan, pepohonan, kendaraan, hingga karakter. Masalahnya, tidak semua objek tersebut perlu dirender dengan tingkat detail maksimal setiap saat. Model yang berada ratusan meter dari kamera tentu tidak membutuhkan jumlah polygon yang sama seperti objek tepat di depan pemain. Di sinilah Menggunakan Level of … Read more

Menggunakan Vertical Slice untuk Menguji Risiko Produksi Game

Menggunakan Vertical Slice untuk Menguji Risiko Produksi Game

Membuat prototype yang terasa seru belum berarti sebuah game siap masuk full production. Gameplay mungkin bekerja dalam greybox, tetapi bagaimana dengan art pipeline, animation, audio, performance, UI, hingga waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu level dengan kualitas final? Di sinilah Menggunakan Vertical Slice menjadi langkah penting. Vertical slice memberikan potongan kecil permainan yang mewakili pengalaman … Read more

Menggunakan Source-Sink Balance agar Mata Uang Game Tetap Bernilai

Menggunakan Source-Sink Balance agar Mata Uang Game Tetap Bernilai

Pemain senang mendapatkan banyak Gold, Coin, atau Gems. Namun jika mata uang terus masuk tanpa ada alasan menarik untuk membelanjakannya, angka besar tersebut lama-kelamaan kehilangan arti. Sebaliknya, terlalu banyak pengeluaran bisa membuat game terasa seperti mesin grinding. Di sinilah Menggunakan Source-Sink Balance menjadi fondasi penting dalam game economy. Developer perlu mengatur bagaimana currency diperoleh, ke … Read more

Menggunakan Onboarding Bertahap agar Mekanik Kompleks Mudah Dipahami

Menggunakan Onboarding Bertahap agar Mekanik Kompleks Mudah Dipahami

Game dengan mekanik mendalam punya daya tarik besar karena pemain selalu memiliki sesuatu untuk dipelajari. Masalahnya, depth tersebut bisa berubah menjadi tembok jika puluhan sistem langsung diperkenalkan pada jam pertama. Di sinilah Menggunakan Onboarding Bertahap menjadi strategi penting. Pemain tidak perlu mengetahui seluruh aturan sebelum mulai bersenang-senang. Developer cukup mengajarkan hal yang relevan sekarang, lalu … Read more

Menggunakan Content Cadence agar Retention Pemain Tetap Stabil

Menggunakan Content Cadence agar Retention Pemain Tetap Stabil

Game live service tidak harus menghadirkan update besar setiap minggu agar pemain terus kembali. Justru, terlalu banyak konten dalam waktu singkat bisa membuat komunitas kewalahan, sementara jeda terlalu panjang dapat membuat game terasa sepi. Di sinilah Menggunakan Content Cadence menjadi bagian penting dari strategi retention. Developer perlu menentukan ritme kapan event, challenge, balancing, fitur, hingga … Read more

Menggunakan Emergent Gameplay untuk Membuat Game Lebih Replayable

Menggunakan Emergent Gameplay untuk Membuat Game Lebih Replayable

Game dengan campaign 100 jam belum tentu ingin dimainkan untuk kedua kalinya. Sebaliknya, ada game dengan mekanik relatif sederhana yang mampu membuat pemain kembali berkali-kali karena setiap sesi menghasilkan cerita, strategi, dan kejadian yang berbeda. Salah satu rahasianya adalah Menggunakan Emergent Gameplay. Pendekatan ini tidak hanya memberikan konten kepada pemain, tetapi menciptakan sistem yang memungkinkan … Read more

Menggunakan Culturalization untuk Memperkuat Penerimaan Game Global

Menggunakan Culturalization untuk Memperkuat Penerimaan Game Global

Menerjemahkan game ke banyak bahasa belum tentu membuatnya diterima secara global. Pemain juga membawa nilai, kebiasaan, sejarah, humor, simbol, dan sensitivitas budaya yang berbeda ketika menikmati sebuah produk. Karena itu, Menggunakan Culturalization menjadi langkah penting bagi developer yang ingin memperluas pasar tanpa membuat game terasa generik. Culturalization membantu studio mengenali bagian konten yang mungkin menimbulkan … Read more

Mengembangkan Franchise Game Tanpa Kehilangan Kesegaran Kreatif

Mengembangkan Franchise Game Tanpa Kehilangan Kesegaran Kreatif

Franchise yang sukses sering menghadapi masalah unik: pemain menginginkan sesuatu yang familiar, tetapi mereka juga cepat bosan jika pengalaman baru terasa terlalu mirip. Di sisi developer, mengerjakan dunia, karakter, dan mekanik yang sama selama bertahun-tahun juga bisa menguras ide. Karena itu, Mengembangkan Franchise Game membutuhkan keseimbangan antara konsistensi dan pembaruan. Studio harus memahami apa yang … Read more