Menggunakan Adaptive Quality agar Performa Game Mobile Tetap Stabil

Menggunakan Adaptive Quality agar Performa Game Mobile Tetap Stabil

Smartphone bisa menjalankan game dengan sangat mulus pada lima menit pertama, lalu mulai mengalami frame drop setelah perangkat semakin panas. Kondisi ini umum terjadi karena performa mobile tidak selalu konstan seperti PC yang memiliki sistem pendinginan lebih besar. CPU dan GPU harus berbagi batas daya serta thermal yang ketat. Karena itu, Menggunakan Adaptive Quality menjadi … Read more

Menggunakan Server Authority untuk Mengurangi Risiko Cheating

Menggunakan Server Authority untuk Mengurangi Risiko Cheating

Cheating menjadi masalah serius ketika client diberi terlalu banyak kontrol terhadap game state. Jika perangkat pemain bisa menentukan sendiri posisi karakter, damage, jumlah currency, atau hasil tembakan, attacker hanya perlu memodifikasi data lokal untuk memperoleh keuntungan. Menggunakan Server Authority mengubah pendekatan tersebut dengan menjadikan server sebagai sumber kebenaran utama. Client tetap menerima input pemain dan … Read more

Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment

Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment

Game yang terlalu mudah cepat terasa membosankan, sedangkan tantangan yang terus-menerus terlalu berat bisa membuat pemain menyerah. Masalahnya, kemampuan setiap pemain berbeda dan bahkan bisa berubah seiring waktu. Difficulty preset seperti Easy, Normal, dan Hard tidak selalu mampu menangkap perubahan tersebut. Karena itu, Menggunakan Machine Learning untuk Dynamic Difficulty Adjustment atau DDA menjadi pendekatan menarik. … Read more

Mengoptimalkan Video Encoding agar Cloud Gaming Lebih Responsif

Mengoptimalkan Video Encoding agar Cloud Gaming Lebih Responsif

Cloud gaming punya tantangan yang berbeda dari video streaming biasa. Pemain bukan hanya menonton gambar, tetapi terus mengirim input yang harus diproses dan dikembalikan sebagai frame baru dalam waktu sangat singkat. Karena itu, kualitas gambar terbaik belum tentu menjadi konfigurasi terbaik. Mengoptimalkan Video Encoding berarti mencari keseimbangan antara ketajaman visual, bitrate, waktu kompresi, dan latency. … Read more

Menggunakan Level of Detail agar Visual Bagus dan FPS Tetap Stabil

Menggunakan Level of Detail agar Visual Bagus dan FPS Tetap Stabil

Game 3D modern bisa menampilkan ribuan objek dalam satu scene, mulai dari bangunan, pepohonan, kendaraan, hingga karakter. Masalahnya, tidak semua objek tersebut perlu dirender dengan tingkat detail maksimal setiap saat. Model yang berada ratusan meter dari kamera tentu tidak membutuhkan jumlah polygon yang sama seperti objek tepat di depan pemain. Di sinilah Menggunakan Level of … Read more

Menggunakan Vertical Slice untuk Menguji Risiko Produksi Game

Menggunakan Vertical Slice untuk Menguji Risiko Produksi Game

Membuat prototype yang terasa seru belum berarti sebuah game siap masuk full production. Gameplay mungkin bekerja dalam greybox, tetapi bagaimana dengan art pipeline, animation, audio, performance, UI, hingga waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu level dengan kualitas final? Di sinilah Menggunakan Vertical Slice menjadi langkah penting. Vertical slice memberikan potongan kecil permainan yang mewakili pengalaman … Read more

Menggunakan Source-Sink Balance agar Mata Uang Game Tetap Bernilai

Menggunakan Source-Sink Balance agar Mata Uang Game Tetap Bernilai

Pemain senang mendapatkan banyak Gold, Coin, atau Gems. Namun jika mata uang terus masuk tanpa ada alasan menarik untuk membelanjakannya, angka besar tersebut lama-kelamaan kehilangan arti. Sebaliknya, terlalu banyak pengeluaran bisa membuat game terasa seperti mesin grinding. Di sinilah Menggunakan Source-Sink Balance menjadi fondasi penting dalam game economy. Developer perlu mengatur bagaimana currency diperoleh, ke … Read more

Menggunakan Onboarding Bertahap agar Mekanik Kompleks Mudah Dipahami

Menggunakan Onboarding Bertahap agar Mekanik Kompleks Mudah Dipahami

Game dengan mekanik mendalam punya daya tarik besar karena pemain selalu memiliki sesuatu untuk dipelajari. Masalahnya, depth tersebut bisa berubah menjadi tembok jika puluhan sistem langsung diperkenalkan pada jam pertama. Di sinilah Menggunakan Onboarding Bertahap menjadi strategi penting. Pemain tidak perlu mengetahui seluruh aturan sebelum mulai bersenang-senang. Developer cukup mengajarkan hal yang relevan sekarang, lalu … Read more

Menggunakan Content Cadence agar Retention Pemain Tetap Stabil

Menggunakan Content Cadence agar Retention Pemain Tetap Stabil

Game live service tidak harus menghadirkan update besar setiap minggu agar pemain terus kembali. Justru, terlalu banyak konten dalam waktu singkat bisa membuat komunitas kewalahan, sementara jeda terlalu panjang dapat membuat game terasa sepi. Di sinilah Menggunakan Content Cadence menjadi bagian penting dari strategi retention. Developer perlu menentukan ritme kapan event, challenge, balancing, fitur, hingga … Read more

Menggunakan Emergent Gameplay untuk Membuat Game Lebih Replayable

Menggunakan Emergent Gameplay untuk Membuat Game Lebih Replayable

Game dengan campaign 100 jam belum tentu ingin dimainkan untuk kedua kalinya. Sebaliknya, ada game dengan mekanik relatif sederhana yang mampu membuat pemain kembali berkali-kali karena setiap sesi menghasilkan cerita, strategi, dan kejadian yang berbeda. Salah satu rahasianya adalah Menggunakan Emergent Gameplay. Pendekatan ini tidak hanya memberikan konten kepada pemain, tetapi menciptakan sistem yang memungkinkan … Read more